Cara Mengobati Cantengan yang Efektif & Mudah Dilakukan di Rumah

Rasa nyeri yang berdenyut-denyut karena cantengan sangat mengganggu. Atasi segera dengan menerapkan beberapa cara mengobati cantengan ini.

Cara mengobati cantengan

Cantengan atau paronikia (paronychia) merupakan infeksi kulit yang terjadi pada jaringan sekitar kuku, biasanya di jempol kaki ataupun tangan. Dalam banyak kasus, cantengan seringkali disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus yang masuk ke kulit kuku yang rusak akibat perawatan kuku yang tidak tepat. Misal pemotongan kuku yang salah dan kebiasaan mencungkil kuku yang kotor.

Cantengan sendiri ditandai dengan kondisi jari di sekitar kuku yang mengalami pembengkakan, kemerahan dan rasa nyeri terutama saat disentuh. Selain itu, dapat pula muncul gejala berupa terbentuknya abses (kumpulan nanah) serta demam dan pembengkakan kelenjar getah bening bila infeksinya sudah meluas.

Umumnya, cantengan bukanlah kondisi yang serius dan dapat dengan mudah diatasi melalui perawatan sederhana di rumah. Di antaranya dengan merendam jari kaki atau tangan yang cantengan dengan air hangat, kompres dengan rivanol dan beberapa perawatan lain seperti dijelaskan berikut.

Cara mengobati cantengan yang efektif dan mudah dilakukan di rumah

1. Rendam dalam Air Hangat

Cara mengobati cantengan yang pertama kali dapat dilakukan adalah dengan merendam kaki atau tangan yang mengalami cantengan menggunakan air hangat. Siapkan baskom berukuran sedang yang berisi air hangat, kemudian campurkan ½ sampai 1 sdm garam atau 60 ml cuka apel. Rendamlah selama 15-20 menit, sebanyak 3 kali sehari.

2. Kompres dengan Rivanol

Rivanol adalah cairan antiseptik yang bermanfaat untuk membersihkan luka, membantu meredakan pembengkakan sekaligus mencegah agar tidak terjadi infeksi berkelanjutan. Sebelum diaplikasikan, pastikan area jari tangan atau kaki yang cantengan sudah benar-benar bersih juga kering.

Jika sudah, tuangkan cairan berwarna kuning ini pada kain kasa atau perban yang steril. Lalu, balutkan pada jari yang cantengan – jangan terlalu kencang juga jangan terlalu longgar. Terapkan metode kompres ini 3 kali sehari.

Kompres rivanol paling baik dilakukan seusai jari yang cantengan direndam dengan air hangat lalu dibersihkan dan dikeringkan.

3. Ganjal Kuku dengan Kapas

Untuk membantu mempercepat penyembuhan dan agar kuku tumbuh ke arah yang benar, cobalah jauhkan sisi kulit jari dari tancapan kuku dengan menggunakan sepotong kapas kecil atau benang gigi (dental floss).

Angkat bagian sisi kuku secara perlahan, lalu letakkan kapas kecil atau benang gigi dibawahnya sebagai pengganjal. Hati-hati saat melakukannya, bila perlu gunakan sedikit minyak zaitun untuk memudahkan.

4. Konsumsi Antibiotik

Antibiotik yang paling umum digunakan untuk mengobati cantengan akut adalah kotrimoksazol (Bactrim) dan sefalosporin. Antibiotik kotrimoksazol (Bactrim) sangat efektif untuk melawan bakteri yang resistan terhadap obat, termasuk Staphylococcus aureus yang kebal terhadap metisilin.

Jika dicurigai ada bakteri anaerob, maka dapat menggunakan antibiotik klindamisin atau amoksisilin-asam klavulanat (Augmentin) yang dapat diberikan bersama Bactrim.

Sementara untuk cantengan kronis, biasanya diobati dengan menggunakan obat antijamur topikal seperti krim ketoconazole yang terkadang dikombinasikan pula dengan salep kortikosteroid seperti hidrokortison untuk membantu mengurangi peradangan.

Perhatikan! Penggunaan antibiotik harus berdasarkan resep dokter, tidak boleh sembarangan.

5. Minum Obat Pereda Nyeri

Untuk membantu meredakan rasa sakit atau nyeri yang cukup signifikan, minumlah obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol. Minumlah sesuai dosis dan petunjuk yang tertera pada kemasan. Tanyakan pada dokter atau apoteker untuk lebih jelasnya.

Segera temui dokter bila cantengan yang dialami tak kunjung membaik atau mengalami tanda-tanda infeksi lebih jauh seperti demam dan pembengkakan kelenjar getah bening. Terlebih bagi para penderita diabetes yang memiliki masa penyembuhan luka yang cukup lama.

Pada kasus yang parah, jalan satu-satunya untuk mengatasi cantengan adalah melalui operasi pencabutan kuku, baik operasi pencabutan sebagian kuku atau pencabutan seluruh kuku. Maka segeralah berobat ke dokter sebelum terlambat.

Tips tambahan untuk mempercepat penyembuhan plus mencegah cantengan

Ada beberapa kiat yang dapat dilakukan agar cantengan yang dialami lebih cepat teratasi dan tidak terulang kembali di kemudian hari, antara lain:

  • Kenakan sandal sementara waktu hingga cantengan di jempol kaki benar-benar sembuh.
  • Jangan memotong kuku terlalu pendek.
  • Jangan memotong kutikula, baik saat perawatan kuku di rumah atau di salon (manikur & pedikur).
  • Jauhi kebiasaan menggigit kuku dan mencungkil kuku.
  • Kenakan sarung tangan karet jika memiliki pekerjaan yang sering bersentuhan dengan air.
  • Gunakan sepatu yang nyaman dan tidak menekan jari-jari kaki.
  • Cuci tangan juga kaki dengan sabun secara rutin dan keringkan segera setelahnya.
  • Hindari penggunaan kuku palsu dalam jangka waktu lama.
  • Naveed Saleh, MD, MS, Verywellhealth. 2019. An Overview of Paronychia. Diakses Februari 2020.
  • Heather L. Brannon, MD, Verywellhealth. 2019. Skin Infection Around Fingernails and Toenails. Diakses Februari 2020.
  • Sabrina Felson, MD, Webmd. 2019. Paronychia Treatment. Diakses Februari 2020.
  • Aaron Kandola. Medicalnewstoday. 2018. How to treat paronychia (an infected nail). Diakses Februari 2020.
  • Mary Ellen Ellis, Healthline. 2017. Paronychia. Diakses Februari 2020.

Tinggalkan Komentar

#