Beragam Penyebab Punggung Terasa Panas, Jangan Disepelekan

Ada banyak faktor risiko dan penyebab punggung terasa panas. Mari cari tahu selengkapnya.

Penyebab punggung terasa panas

Nyeri punggung merupakan salah satu keluhan umum yang dialami sebagian besar orang. Sering kali gejala yang timbul berupa sensasi nyeri tumpul, kekakuan atau pegal-pegal. Namun, tak jarang ada pula yang mengalami nyeri punggung yang terasa panas seperti terbakar atau tertusuk.

Biasanya, nyeri tumpul pada punggung terkait dengan ketegangan otot. Sementara pada nyeri punggung yang terasa panas cenderung terkait dengan masalah saraf. Penyebabnya sangat beragam, mulai dari cedera saat beraktivitas, saraf yang terjepit, stenosis spinal dan banyak lagi.

Berikut Berbagai Penyebab Punggung Terasa Panas Selengkapnya:

1. Cedera saat beraktivitas

Dalam sejumlah kasus, penyebab punggung terasa panas terjadi akibat dari cedera saat beraktivitas. Misal terjatuh saat berolahraga, membuat gerakan cepat dan tiba-tiba, mengangkat barang berat dengan tidak benar hingga kecelakaan saat berkendara.

2. Hernia nukelus pulposus (HNP)

Penyakit hernia nukelus pulposus (HNP) atau yang biasa dikenal dengan istilah ‘saraf terjepit’ merupakan suatu kondisi dimana terjadi pergeseran bantalan antar segmen tulang belakang dan menekan susunan saraf di tulang belakang.

Hal ini dipicu akibat melemahnya jaringan dari bantalan tulang belakang, baik itu akibat faktor bertambahnya usia,  terjatuh, terjadi benturan pada tulang belakang dan beberapa faktor penyebab lainnya.

3. Stenosis spinal

Stenosis spinal adalah penyempitan jalur saraf pada ruas tulang belakang sehingga menyebabkan timbulnya tekanan terhadap saraf tulang belakang. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh penuaan. Rata-rata penderitanya pun sudah berusia 50 tahun ke atas.

Namun demikian, dapat pula disebabkan oleh sejumlah kondisi lain, seperti kelainan tulang belakang sejak lahir, tumor di dalam saraf tulang belakang, cedera akibat lakalantas, skoliosis (kelainan bentuk tulang belakang), penyakit Paget (Paget’s disease) dan lainnya.

4. Peradangan pada sendi tulang belakang

Terjadinya peradangan pada sendi tulang belakang dapat disebabkan oleh banyak hal, diantaranya:

  • Spondilitis ankilosa (ankylosing spondylitis). Peradangan kronis yang dapat menyebabkan beberapa tulang kecil di tulang belakang (vertebra) menyatu. Membuat postur tubuh penderitanya menjadi membungkuk ke depan.
  • Osteoarthritis. Peradangan kronis pada sendi akibat penipisan dan kerusakan pada tulang rawan.
  • Osteoporosis. Berkurangnya kepadatan tulang akibat menurunnya kemampuan tubuh untuk meregenerasi tulang.
  • Rheumatoid arthritis. Peradangan sendi akibat penyakit autoimun.
  • Gout arthtritis. Radang sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam tubuh.

5. Infeksi

Tak jarang, penyebab punggung terasa panas terjadi akibat infeksi, beberapa contohnya, yakni:

  • Septic arthritis. Peradangan sendi akibat infeksi bakteri, virus atau jamur pada sendi.
  • Infeksi ginjal. Terjadi saat bakteri atau virus masuk ke dalam ginjal melewati uretra (saluran kemih bawah) dan kandung kemih.
  • Herpes zoster. Penyakit kulit yang disebabkan oleh re-aktivasi virus varicella-zoster. Dikenal juga dengan cacar ular atau cacar api.
  • Osteomielitis. Infeksi tulang yang disebabkan oleh bakteri ataupun jamur.

Beberapa kondisi lain yang dapat menjadi faktor risiko maupun penyebab punggung terasa panas, diantaranya:

  • Memiliki gangguan tidur.
  • Aktivitas fisik yang berat secara terus-menerus.
  • Kelebihan berat badan.
  • Kurang gerak, lebih banyak tidur atau sering terlalu lama duduk.
  • Stres kronis, gangguan kecemasan & gangguan mood.
  • Merokok.
  • Reactive arthritis atau Sindrom Reiter.
  • Penyakit GERD.
  • Sindrom cauda equina.
  • Multiple sclerosis (MS).
  • Kanker tulang belakang.

Untuk mengetahui secara pasti penyebab yang mendasari dan penanganan yang tepat, terlebih bila kondisi ini sudah berlangsung lama atau berulang, segera periksakan diri ke dokter ahli. Bila diperlukan, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan medis tambahan, seperti foto rontgen, endoskopi, MRI, elektromiografi (EMG) dan lainnya.

  • Zawn Villines, Medicalnewstoday. 2019. What causes a hot back?. Diakses Oktober 2020.
  • James McIntosh, Medicalnewstoday. 2017. What is causing this pain in my back?. Diakses Oktober 2020.
  • Donna Christiano, Healthline. 2018. Why Is My Back Constantly Hot and How Do I Treat It?. Diakses Oktober 2020.
  • Royce Morse, Healthline. 2019. Why Does My Lower Back Hurt When I Sit and How Can I Relieve the Pain?. Diakses Oktober 2020.
  • Mary Ellen Ellis, Healthline. 2019. Burning Sensation. Diakses Oktober 2020.
  • Mayo Clinic Staff, Mayoclinic. 2019. Ankylosing spondylitis. Diakses Oktober 2020.

Tinggalkan Komentar

#