Berbagai Macam Penyebab Mual di Malam Hari & Pengobatannya

Simak beragam penyebab mual di malam hari dan pengobatannya berikut.

penyebab mual di malam hari

Mengalami mual di malam hari tentu sangat tidak mengenakkan. Betapa tidak, waktu malam yang seharusnya menjadi momen melepas penat dan tidur justru tak bisa dimanfaatkan secara maksimal lantaran harus berjibaku dengan sensasi mual yang datang menyerang.

Ditambah lagi, kemunculan mual sering disertai pula dengan keluhan lain seperti muntah, ketidaknyamanan di dada, sakit kepala, pusing dan lain sebagainya. Timbulnya sensasi mual di malam hari ini sendiri dapat disebabkan oleh sejumlah hal yang bersifat fisik ataupun psikis, seperti gangguan kecemasan, GERD, tukak lambung, gastroparesis, dll.

Untuk lebih memahami, simak berbagai penyebab mual di malam hari & pengobatannya berikut:

1. Gangguan Kecemasan

Salah satu penyebab seringnya mengalami mual di malam hari adalah gangguan kecemasan (anxiety disorder). Suasana di malam hari yang cenderung sunyi dan sedikit hal yang memicu distraksi membuat seseorang dengan gangguan kecemasan cenderung memikirkan kekhawatiran atau masalah yang dialaminya.

Kondisi tersebut lantas menyebabkan timbulnya gejala kecemasan, termasuk mual, jantung yang berdebar-debar, berkeringat, bernapas cepat dan lainnya. Berbeda pada siang hari, dimana pikiran banyak teralihkan dan terfokus dengan deretan tugas yang harus diselesaikan sehingga lebih sedikit celah untuk merasa cemas.

Selain berupaya menyibukkan diri dengan beragam kegiatan yang positif, beberapa hal lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan kecemasan diantaranya yakni:

  • Psikoterapi.
  • Konsumsi obat antikecemasan atau antidepresan.
  • Makan-makanan bergizi seimbang.
  • Membatasi asupan kafein.
  • Latihan pernapasan.
  • Olahraga secara teratur.

2. GERD

Penyakit asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease) adalah suatu kondisi di mana asam lambung dan makanan dari dalam lambung terdorong atau mengalir kembali ke atas. Kondisi ini disebabkan oleh melemahnya katup atau sfingter yang berada di kerongkongan bagian bawah.

Munculnya gejala GERD berupa rasa terbakar di dada, mulut terasa asam dan mual di malam hari seringkali dipicu akibat kebiasaan makan larut malam atau makan dekat waktu tidur. Beberapa opsi pengobatan yang paling umum untuk masalah GERD meliputi:

  • Obat antasida.
  • Obat antagonis H2  (H2 blocker).
  • Obat penghambat pompa proton (proton pump inhibitor).
  • Perubahan gaya hidup.
  • Operasi sebagai pilihan terakhir.

3. Tukak Lambung

Tukak lambung atau ulkus peptikum terjadi akibat adanya pengikisan selaput lambung yang utamanya disebabkan oleh infeksi bakteri H.pylori. Timbulnya gejala mual dan nyeri ulu hati di antara waktu makan, saat malam hari atau pagi-pagi sekali memang merupakan karakteristik dari gejala tukak lambung.

Beberapa pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tukak lambung antara lain:

  • Antibiotik untuk membunuh bakteri H.pylori.
  • Obat antasida, H2 blocker atau penghambat pompa proton untuk mengurangi asam lambung.
  • Obat-obatan untuk melindungi selaput lambung seperti misoprostol dan sukralfat.
  • Obat untuk melindungi dinding lambung dari asam lambung seperti bismuth subsalicylate.
  • Perubahan gaya hidup dengan berhenti merokok dan menghindari beragam jenis makanan yang berisiko memperburuk gejala.

4. Gastroparesis

Kemungkinan penyebab mual di malam hari lainnya adalah gastroparesis. Suatu bentuk gangguan pada otot lambung yang menyebabkan lambatnya gerakan lambung untuk mengosongkan makanan atau mendorong makanan ke usus.

Keluhan yang sering dirasakan penderitanya yakni cepat merasa kenyang, mual, muntah, perut kembung, nyeri ulu hati, penurunan nafsu makan juga berat badan. Beberapa kondisi yang meningkatkan risiko seseorang terkena gastroparesis yaitu diabetes, scleroderma, infeksi, efek samping obat-obatan seperti opioid, antidepresan, dll.

Pengobatan gastroparesis meliputi:

  • Obat untuk memicu kontraksi otot lambung seperti metoclopramide atau domperidone.
  • Obat antiemetik untuk mencegah muntah, contohnya ondansetron.
  • Obat pereda nyeri.
  • Perbaikan pola makan.
  • Operasi pemasangan selang ke usus kecil pada kasus yang parah.

5. Sindrom Muntah Siklik

Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, keluhan mual dan muntah yang sering dialami di malam hari dapat disebabkan oleh suatu kondisi yang disebut dengan sindrom muntah siklik. Bentuk kelainan langka yang menyebabkan episode berulang mual dan muntah yang parah.

Sindrom muntah siklik dapat terjadi pada semua kelompok umur dan sering dimulai pada masa kanak-kanak – sekitar usia 3 hingga 7 tahun. Hingga saat ini, penyebab pasti dari sindrom muntah siklik tidak diketahui. Beberapa kondisi yang dicurigai sebagai penyebab termasuk gen, gangguan pencernaan, masalah sistem saraf dan lainnya.

Pengobatan untuk sindrom muntah siklik bertujuan untuk membantu meredakan gejala dan mencegah terulangnya kembali kondisi yang sama, beberapa diantaranya:

  • Obat antikonvulsan.
  • Obat anti mual.
  • Antidepresan.
  • Obat penekan asam lambung.
  • Perubahan gaya hidup seperti tidur cukup, diet sehat dan menjauhi stres.

Beberapa kondisi lain yang dapat menjadi penyebab muntah di malam hari yakni kehamilan, batu empedu, efek samping obat-obatan, hernia hiatus, radang usus, obstruksi usus dan pankreatitis. Lakukan pemeriksaan secara langsung pada dokter untuk mencari tahu penyebab pasti yang mendasari.

  • Erica Hersh, Healthline. 2020. Feeling Nauseous at Night? Possible Causes and Remedies. Diakses Februari 2020.
  • Minesh Khatri, MD, Webmd. 2018. Nausea and Vomiting. Diakses Februari 2020.
  • Karen Pallarito, Health. 2017. 13 Surprising Reasons You're Nauseous. Diakses Februari 2020.
  • Amber J. Tresca, Verywellhealth. 2019. Understanding Chronic Nausea. Diakses Februari 2020.

Tinggalkan Komentar

#