Penyebab Timbulnya Spider Veins (Urat-urat Halus) di Wajah

Bukan hanya karena penggunaan produk kosmetik tertentu, ternyata ada banyak penyebab spider veins (urat-urat halus) di wajah.

penyebab spider veins di wajah

Pernah bercermin dan memerhatikan adanya serangkaian pembuluh darah mirip jaring laba-laba yang berwarna kemerahan atau kebiruan di kulit wajah? Ya itulah yang disebut dengan spider veins atau dalam istilah medisnya dikenal sebagai telangiectasia.

Memahami Lebih Jauh Seputar Spider Veins

Spider vein (telangiectasia) adalah suatu kondisi dimana venula atau pembuluh darah kecil mengalami pelebaran sehingga menyebabkan timbulnya garis-garis halus tipis yang mirip seperti jaring laba-laba. Warnanya nampak beragam pada setiap orang, bisa berwarna merah, biru atau keunguan.

Meski dapat terjadi di bagian tubuh manapun, namun umumnya spider veins lebih sering muncul di bagian wajah maupun kaki. Kondisi ini sebenarnya hampir serupa dengan varises. Sama-sama dipicu oleh pelebaran vena superfisial.

Bedanya, pada varises yang melebar adalah pembuluh darah besar, sedangkan pada spider veins yang melebar adalah pembuluh darah kecil. Oleh karenanya, dari penampakan pun dapat terlihat bahwa ukuran varises nampak lebih besar dan jelas dibandingkan dengan spider veins.

Perbedaan lainnya, yakni varises cenderung lebih sering muncul di kaki. Sementara spider veins lebih banyak dijumpai di wajah. Selain itu, pada varises tidak menunjukkan hubungan genetik yang jelas, sedangkan pada spider veins bisa bersifat turun-temurun.

Lantas, Apa yang Menjadi Penyebab Spider Veins di Wajah?

Penyebab dari timbulnya spider veins di wajah sangatlah beragam. Mulai dari penggunaan jangka panjang dari produk kosmetik yang mengandung steroid, seringnya terpapar sinar matahari langsung, faktor keturunan dan berbagai hal lainnya.

Berikut penyebab spider veins di wajah selengkapnya:

1. Penggunaan jangka panjang produk kosmetik yang mengandung steroid

Dalam sejumlah kasus, diketahui bahwasanya penyebab timbulnya urat-urat halus di wajah dipicu akibat penggunaan jangka panjang produk kosmetik dengan kandungan steroid dan hidroquinon.

Meski memang pada dasarnya kedua bahan ini terbilang aman, namun penggunaannya harus diresepkan langsung oleh dokter kulit dan harus selalu dipantau penggunaannya.

Bila tidak, maka penggunaan jangka panjang dari produk kosmetik dengan bahan tersebut dapat menimbulkan efek buruk. Mulai dari timbulnya spider veins, muncul rambut-rambut halus di kulit, erupsi akneiformis hingga kulit rentan terinfeksi jamur dan bakteri.

2. Terlalu lama terpapar sinar matahari

Paparan sinar matahari berlebih dalam jangka waktu lama dapat membunuh lapisan atas kulit dan membuatnya mengelupas. Ditambah dengan kondisi cuaca panas yang dapat memicu pelebaran pembuluh darah sehingga timbullah spider veins (urat-urat halus) di wajah.

Oleh karena itu, bagi yang memiliki aktivitas keseharian yang mengharuskan berada di luar rumah dan sering terpapar sinar matahari, sangat ditekankan untuk mengenakan tabir surya plus pakaian panjang guna melindungi kerusakan kulit yang sangat mungkin terjadi.

3. Keturunan

Timbulnya urat-urat halus di wajah erat kaitannya dengan riwayat keluarga. Orang-orang yang memiliki anggota keluarga dengan spider veins cenderung akan mengalaminya juga.

Bahkan, diketahui sekitar 90% orang dengan spider veins memiliki anggota keluarga dengan kondisi serupa. Kondisi semacam ini umumnya lebih rentan dialami oleh wanita dibandingkan pria.

4. Usia

Tak dapat dipungkiri bahwasanya faktor usia yang menua memiliki andil besar terhadap segala perubahan kulit, termasuk timbulnya spider veins di wajah. Seiring bertambahnya usia, kulit dan pembuluh darah di dalamnya cenderung semakin melemah.

Sebagai akibatnya, terjadilah gangguan aliran darah yang memicu penumpukan darah di dalam pembuluh tersebut. Penumpukan inilah yang kemudian menyebabkan pembuluh darah kecil di wajah melebar sehingga nampak lebih jelas terlihat.

5. Faktor gaya hidup

Perilaku hidup tidak sehat seperti merokok, konsumsi minuman beralkohol, terlalu sering begadang, minimnya aktivitas fisik ditambah dengan seringnya stres juga dapat berperan sebagai penyebab timbulnya spider veins di wajah.

Beberapa Penyebab Lainnya yang Perlu Diketahui

Selain beberapa hal di atas, terdapat beberapa penyebab lain dari timbulnya urat-urat halus atau spider veins di wajah. Diantaranya yakni:

  • Kehamilan dan proses melahirkan. Peningkatan aliran darah dan perubahan hormon selama kehamilan serta proses mengejan yang kuat saat melahirkan dapat memicu timbulnya varises dan spider veins pada wanita.
  • Penggunaan kontrasepsi hormonal dan terapi hormonal pada wanita menopause. Dalam jangka panjang penggunaan keduanya diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya varises dan spider veins, baik di tungkai maupun wajah. Hal ini karena estrogen dapat melemahkan katup vena.
  • Tekanan berlebih di wajah. Misalnya sering batuk-batuk yang kuat, bersin atau muntah. Selain itu, dapat pula disebabkan oleh kebiasaan membersihkan wajah yang terlalu keras.
  • Iritasi lingkungan. Paparan bahan kimia tertentu atau polutan lingkungan dapat merusak kulit dan membuat pembuluh darah menjadi lebih terlihat.
  • Rosacea. Gangguan kulit pada wajah dengan gejala berupa kulit kemerahan dan adanya bintik-bintik seperti jerawat. Kondisi ini juga sering menyebabkan pelebaran pembuluh darah di wajah.
  • Kondisi medis tertentu. Seseorang dengan kondisi seperti gangguan fungsi hati dan penyakit jaringan ikat seperti skleroderma, dermatomiositis dan lupus eritematosis sistemik cenderung memiliki urat-urat halus atau spider veins di wajah.

Bila merasa memiliki spider veins dan sangat ingin menghilangkannya, disarankan untuk datang dan berkonsultasi langsung pada dokter kulit. Hal ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab pasti yang mendasari sekaligus penanganan yang tepat.

  • Jennifer Berry, Medicalnewstoday. 2019. Treatment and prevention of spider veins. Diakses Juli 2020.
  • Jon Johnson, Medicalnewstoday. 2020. What causes broken blood vessels on the face?. Diakses Juli 2020.
  • Kristeen Cherney, Healthline. 2019. What’s Causing Broken Blood Vessels on My Face?. Diakses Juli 2020.
  • Healthline Editorial Team, Healthline. 2018. Telangiectasia (Spider Veins). Diakses Juli 2020.
  • Clevelandclinic. 2017. How Can I Get Rid of the Spider Veins on My Face?. Diakses Juli 2020.

Tinggalkan Komentar

#