Penyebab Benjolan di Dalam Hidung & Tips Menghilangkannya

Ketahui penyebab benjolan di dalam hidung dari yang paling ringan hingga yang dapat mengancam nyawa.

Penyebab benjolan di dalam hidung

Hidung adalah bagian dari sistem pernapasan dan tergolong sebagai alat indra penciuman. Dengannya kita dapat mengenali berbagai macam aroma, dari yang harum hingga bau yang busuk. Itu mengapa, menjaga kesehatan hidung sangatlah penting.

Namun demikian, terkadang fungsi hidung sebagai alat pernapasan juga indra penciuman dapat terganggu. Hal ini dapat dipicu, salah satunya oleh pertumbuhan benjolan di dalam hidung yang umumnya baru disadari saat sedang membersihkan kotoran hidung dengan jari tangan.

Penyebab benjolan di dalam hidung ini sendiri sangatlah beragam, berkisar dari yang paling ringan seperti tumbuhnya jerawat hingga menandai kondisi medis serius yang dikenal dengan kanker nasofaring.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut.

Penyebab benjolan di dalam hidung

1. Jerawat

Jerawat ternyata tak hanya dapat muncul di permukaan kulit seperti dahi, punggung maupun wajah, melainkan dapat muncul pula di dalam hidung atau di sekitar lubang hidung. Kondisi ini dapat dipicu oleh beragam faktor, termasuk pori-pori yang tersumbat, bulu hidung yang tumbuh ke dalam hingga infeksi bakteri.

Adanya jerawat di dalam lubang hidung biasanya ditandai dengan benjolan merah kecil yang terasa lembut saat disentuh. Jika telah terjadi infeksi, maka benjolan tersebut ukurannya akan semakin membesar, terasa nyeri saat disentuh dan terdapat bintik putih yang menandakan adanya nanah.

2. Infeksi Akibat Tindik Hidung

Tindik hidung menjadi tren kekinian yang banyak dilakukan oleh anak muda, bahkan sudah dipraktikkan sejak beratus-ratus abad yang lalu. Tujuannya beragam, ada yang beralasan ingin tampil keren, mempercantik penampilan atau terkait dengan tradisi budaya setempat.

Meski demikian, menindik hidung bukanlah tanpa risiko. Ada sejumlah risiko yang dapat muncul akibat dari tindik hidung yang dilakukan sembarangan atau tanpa memperhatikan kebersihan dan perawatan yang benar, yakni reaksi alergi dan infeksi.

Beberapa tanda infeksi tersebut diantaranya seperti timbulnya benjolan di dalam hidung sebelah kanan/kiri sesuai lokasi tindikan serta kemerahan juga nyeri pada benjolan dan area sekitar. Dalam kasus yang parah dapat terjadi pembengkakan, demam hingga perdarahan.

3. Polip Hidung

Penyebab benjolan di dalam hidung selanjutnya adalah polip hidung, suatu kondisi yang ditandai oleh pertumbuhan jaringan di dalam saluran hidung yang tumbuh menggantung dengan bentuk menyerupai anggur. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang dewasa dan sangat jarang dialami oleh anak-anak.

Polip hidung yang berukuran kecil biasanya tidak menimbulkan keluhan, namun bila ukurannya sudah cukup besar, maka dapat timbul gejala layaknya seperti sedang mengalami flu/pilek. Misal hidung tersumbat, ingus yang meler, penurunan kemampuan indra penciuman, bersin-bersin dan gatal di sekitar mata. Gejala ini tidak akan hilang sampai polipnya ditangani.

4. Abses Septum

Abses septum merupakan sekumpulan nanah yang terdapat pada daerah di antara tulang rawan atau tulang septum yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini seringkali disebabkan oleh trauma hidung, baik yang berat seperti kecelakaan atau trauma ringan seperti kebiasaan sering mengorek hidung atau mencabut bulu hidung.

5. Trombosis Sinus Kavernosa

Trombosis sinus kavernosa (cavernous sinus thrombosis/CST) adalah pembentukan bekuan darah di dalam sinus kavernosa – sebuah rongga yang terletak di dasar otak sebelah tulang temporal dan tulang sphenoid. Kondisi ini jarang terjadi namun dapat berakibat teramat fatal bagi penderitanya.

Penyebab trombosis sinus kavernosa biasanya dari penyebaran infeksi di hidung, sinus, telinga ataupun gigi. Gejala-gejala yang mungkin terjadi diantaranya yakni, sakit kepala atau nyeri wajah yang parah, demam, penglihatan kabur atau ganda, kelumpuhan otot mata, mata bengkak dan menonjol, kebingungan hingga kejang.

6. Vestibulitis Nasal

Peradangan pada vestibula hidung (vestibulitis nasal) juga dapat menyebabkan munculnya benjolan di dalam hidung baik lubang hidung sebelah kanan ataupun kiri. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh infeksi bakeri Staphylococcus yang berkembang sebagai akibat dari trauma ringan seperti kebiasaan sering mencabut bulu hidung, mengorek atau meniup hidung dengan kuat serta akibat dari tindik hidung.

7. Kanker Nasofaring

Dalam kasus yang jarang terjadi, penyebab benjolan di dalam hidung dapat diakibatkan oleh kanker nasofaring. Jenis kanker yang terjadi di area nasofaring – salah satu bagian tenggorokan atas yang berada di area belakang hidung dan di balik langit-langit rongga mulut.

Gejalanya dapat berupa benjolan di dalam hidung atau tenggorokan, penglihatan kabur, sakit tenggorokan, sakit kepala, sering mimisan, kesulitan membuka mulut dan bernapas serta pendengaran terganggu dan telinga sering terasa sakit.

Tips & cara menghilangkan benjolan di hidung

Untuk membantu mengatasi keluhan berupa benjolan di dalam hidung, ada beberapa tips yang dapat diterapkan, antara lain:

  • Aplikasikan kompres hangat di hidung.
  • Hirup uap hangat dari mangkuk berisi air panas dan minyak kayu putih.
  • Oleskan antiseptik topikal pada benjolan.
  • Bilas hidung dengan cairan saline.
  • Minum obat pereda nyeri dan antibiotik bila dibutuhkan.

Pastikan tangan dicuci bersih baik sebelum maupun setelah menyentuh hidung, jangan meniup hidung terlalu sering dan keras, gunakan masker saat berada di lingkungan luar, berhati-hatilah saat hendak mencabut bulu hidung dan jauhi stres karena stres dapat melemahkan imunitas tubuh.

Segera periksakan di ke dokter spesialis THT (otolaringologis) jika benjolan di hidung tak kunjung hilang atau disertai dengan gejala yang mengkhawatirkan seperti kebingungan, gangguan penglihatan, nyeri di area sekitar wajah, demam, pusing atau terdapat perdarahan dari hidung.

  • Averi Clements, Littlethings. Nose Bumps: 8 Different Types Of Bumps That Can Grow Inside The Nasal Cavity. Diakses Februari 2020.
  • Jayne Leonard, Medicalnewstoday. 2018. What causes a pimple in the nose?. Diakses Februari 2020.
  • Melinda Ratini, DO, MS, Webmd. 2019. Nose Piercing. Diakses Februari 2020.
  • Adrienne Santos-Longhurst, Healthline. 2018. Nasal Vestibulitis. Diakses Februari 2020.
  • Jill Seladi-Schulman, PhD, HEalthline. 2018. Cavernous Sinus Thrombosis. Diakses Februari 2020.

Tinggalkan Komentar

#