Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Cacar Air yang Dapat Dilakukan

Ketahui beragam cara menghilangkan bekas cacar air, mulai dari perawatan rumahan – perawatan di klinik dermatologi.

Cara menghilangkan bekas cacar air

Penyakit cacar air (varicella) merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Meski lebih rentan menyerang anak-anak berusia di bawah 12 tahun, penyakit ini juga nyatanya dapat menyerang orang dewasa maupun remaja, terutama mereka yang belum pernah mendapat imunisasi cacar air sebelumnya.

Gejala cacar air sendiri umumnya ditandai dengan munculnya ruam kemerahan ataupun lepuhan berisi cairan yang sangat gatal di beberapa bagian atau seluruh tubuh. Berbagai gejala lainnya yang dapat menyertai diantaranya seperti demam, sakit kepala, kelelahan, badan terasa nyeri atau pegal dan nafsu makan yang menurun.

Biasanya, penyakit cacar air akan sembuh dengan sendirinya kurun waktu sekitar 14 hari atau 2 minggu. Kendati demikian, tak jarang lepuhan cacar air yang sudah mengering akan meninggalkan bekas luka. Bekas cacar air ini tentunya dapat mengganggu penampilan, terlebih bila berada di bagian tubuh yang terlihat, misal seperti di wajah.

Untuk membantu menghilangkan bekas cacar air, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Diantaranya dengan perawatan sederhana seperti mengoleskan krim atau salep penghilang bekas luka yang dapat dibeli bebas di apotek hingga perawatan khusus yang dapat dilakukan di klinik dermatologi.

Berikut cara menghilangkan bekas cacar air selengkapnya:

Cara menghilangkan bekas cacar air

1. Gunakan Krim Penghilang Bekas Luka

Salah satu cara menghilangkan bekas cacar air yang mudah dilakukan dan hasilnya cukup efektif adalah dengan menggunakan krim atau salep penghilang bekas luka yang dijual bebas di apotek. Produk krim atau salep ini umumnya memiliki kandungan seperti asam glikolat, asam salisilat, retinol, vitamin C, vitamin E hingga hidrokuinon.

Untuk memperoleh hasil yang maksimal, penggunaan krim ini harus diterapkan secara rutin selama beberapa bulan. Bila mengalami efek samping yang tidak biasa, sebaiknya segera konsultasikan dan periksakan kondisi kulit yang dialami pada dokter ahli.

2. Manfaatkan Gel Lidah Buaya

Lidah buaya telah digunakan selama ribuan tahun sebagai obat alami untuk membantu mengatasi sejumlah kondisi, termasuk masalah kulit seperti bekas cacar air maupun bekas jerawat. Hal ini lantaran di dalam gel lidah buaya terkandung sejumlah senyawa, salah satunya aloesin yang dapat membantu mengurangi kelebihan produksi melanin.

Berbagai senyawa lainnya di dalam lidah buaya juga diketahui bermanfaat untuk meningkatkan produksi kolagen dan elastin sehingga mampu memudarkan bekas luka atau jerawat yang merusak penampilan. Oleskan langsung gel lidah buaya segar ke area permukaan kulit yang diinginkan selama beberapa kali setiap hari secara rutin.

3. Oleskan Madu Murni

Selain memiliki cita rasa yang lezat, ternyata madu juga memiliki banyak khasiat bagi kesehatan kulit. Mulai dari mengatasi kondisi kulit berjerawat, menghilangkan bekas luka bakar, herpes, cacar air hingga membantu mengobati masalah kulit lainnya seperti eksim dan infeksi jamur kulit.

Di samping itu, madu juga merupakan salah satu eksfoliator alami yang dapat membantu mencerahkan kulit dengan mengangkat sel-sel kulit mati. Cukup oleskan madu murni setiap hari secara rutin ke area wajah atau permukaan kulit lainnya yang dikehendaki. Untuk manfaat lebih, minumlah segelas air madu hangat di pagi dan malam hari.

4. Aplikasikan Perasan Lemon

Bila lebih tertarik memilih cara menghilangkan bekas cacar air dengan bahan alami, maka alternatif lainnya yang patut dicoba adalah dengan air perasan lemon ataupun jeruk nipis. Air lemon tinggi akan vitamin C, asam sitrat dan berbagai antioksidan yang dapat merangsang produksi kolagen serta membantu melindungi sel-sel dari efek buruk radikal bebas.

Aplikasikan langsung air lemon ke sejumlah permukaan kulit, diamkan sekitar 20-30 menit sebelum dibilas. Hindari kontak langsung dengan sinar matahari saat kulit sedang dioleskan dengan air lemon untuk mencegah terjadinya iritasi.

Untuk membantu detoksifikasi atau mengeluarkan racun dari dalam tubuh, minumlah setiap pagi segelas air lemon hangat dengan campuran bahan lain yakni, sejumput kayu manis, 1 sdm madu murni dan sepotong jahe segar yang telah dibersihkan.

5. Lakukan Perawatan di Klinik Dermatologi

Bagi yang memiliki bujet lebih dan memiliki bekas cacar yang sudah berbentuk cekungan kulit atau bopeng sehingga mungkin tidak cukup ditangani dengan perawatan rumahan, maka perawatan di klinik dermatologi menjadi jawabannya. Beberapa pilihan terbaik yang dapat dilakukan diantaranya:

  • Injeksi filler. Penyuntikan bahan seperti lemak atau asam hialuronat yang bertujuan untuk mengisi cekungan bekas cacar
  • Dermabrasi dan mikrodermabrasi. Tindakan abrasi atau pengelupasan kulit menggunakan alat khusus untuk mengurangi kerutan halus dan mengatasi cacat minor pada kulit.
  • Chemical peeling. Prosedur perawatan yang menggunakan larutan kimia khusus untuk mengangkat sel kulit mati dan menggantinya dengan lapisan kulit yang baru.
  • Microneedling. Metode perawatan dengan menggunakan jarum-jarum halus untuk merangsang produksi kolagen.
  • Subcision. Metode yang digunakan untuk mengangkat jaringan bawah bekas cacar.
  • Laser therapy. Salah satu perawatan bekas luka profesional yang paling umum dilakukan dengan memanfaatkan cahaya berenergi tinggi.

Setelah melakukan berbagai cara menghilangkan bekas cacar air di atas, jangan lupa pula untuk konsisten menerapkan gaya hidup sehat dengan tidur cukup dan berkualitas di malam hari, olahraga secara teratur, mengurangi junk food dan mengganti menu makanan yang lebih sehat, menjauhi rokok dan minuman beralkohol serta mengelola stres dengan baik.

Semua itu bertujuan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh yang berperan penting dalam menjaga kesehatan. Pasalnya, virus varicella-zoster penyebab cacar air dapat aktif kembali sewaktu-waktu saat daya tahan tubuh menurun dan menyebabkan terjadinya cacar ular atau cacar api (herpes zoster). Baca: Kenali Gejala Cacar Ular dan Cara Mengobatinya

  • Jon Johnson, Medicalnewstoday. 2018. Best treatments for chickenpox scar removal. Diakses Desemebr 2019.
  • Corinne Osborn, Healthline. 2018. What Treatments Fade or Remove Chickenpox Scars?. Diakses Desemebr 2019.
  • Mayo Clinic Staff, Mayoclinic. 2019. Chickenpox, diagnosis & treatment. Diakses Desemebr 2019.
  • Anthony J Papadopoulos, MD, Emedicine.medscape. 2018. Chickenpox. Diakses Desemebr 2019.

Tinggalkan Komentar

#