Kenali Ciri-ciri Keputihan Sebelum Haid Datang

Keputihan normal pada wanita memiliki sifat yang berbeda-beda mengikuti hari-hari dalam siklus menstruasi. Seperti apa ciri-ciri keputihan sebelum haid?

 Ciri-ciri Keputihan sebelum Haid

Keputihan adalah bagian normal dari siklus menstruasi yang terus berulang setiap bulannya. Konsistensi, warna dan jumlah keputihan dapat berubah sesuai dengan kondisi hormonal wanita. Di sisi lain, juga dapat dipengaruhi oleh penyakit.

Keputihan normal disebut leukorea. Cairan ini mengandung lendir yang mayoritas dari mulut rahim (serviks) dan sisanya dari bagian dalam miss V, juga mengandung bakteri dan sel-sel jalan lahir.

Keputihan normal memiliki konsistensi encer, berair atau agak lengket, warnanya bening atau berwarna putih, tidak berbau menyengat, juga tidak menyebabkan gatal ataupun nyeri.

Sedangkan keputihan abnormal yang disebabkan oleh penyakit, memiliki ciri-ciri bau tak sedap, menimbulkan gatal atau nyeri, dan mengalami perubahan warna tak wajar, seperti abu-abu, hijau, dan lainnya tergantung jenis kuman penyebabnya.

Seperti apa Ciri-ciri Keputihan Sebelum Haid?

Keputihan dipengaruhi oleh kondisi hormonal, dalam hal ini adalah hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon naik turun selama siklus haid, hormon yang lebih dominan akan berpengaruh besar terhadap keputihan yang dihasilkan.

Ketika hormon estrogen yang dominan, maka cairan keputihan cenderung jernih, elastis, lebih encer atau berair. Sedangkan ketika hormon Progesteron yang lebih dominan, maka berubah menjadi lendir yang putih atau agak keruh dan lebih lengket karena sedikit cairan.

Estrogen meningkat pada saat masa subur, yaitu antara hari ke 12-16 dari hari pertama haid (pada siklus haid 28 hari). Sedangkan hari-hari setelahnya memasuki fase luteal, dimana progesteron meningkat dan estrogen menurun.

Pada saat mendekati jadwal haid, hormon estrogen terus menurun dan progesteron lebih dominan. Oleh sebab itu, gambaran keputihan sebelum haid cenderung putih atau agak keruh, kental, dan lebih lengket.

Saat cairan keputihan diletakkan pada salah satu jari, dan disentuh dengan jari lainnya, maka setelah kedua jari dipisahkan cairan akan langsung terputus, karena begitu kentalnya. Tidak seperti pada saat masa subur, begitu jari dipisahkan cairan keputihan yang elastis dan encer akan mengikuti tanpa mudah putus.

Gambar keputihan sebelum haid

Gambar keputihan sebelum haid; kental, putih atau agak keruh, jumlahnya menurun dibanding sebelumnya.

Berbeda lagi dengan keputihan tanda hamil, Anda bisa mempelajarinya disini: Ini Bedanya Keputihan Mau Haid dan Mau Hamil

Gambaran Keputihan Selama Siklus Haid

Karena keputihan berubah sepanjang siklus haid, maka bisa kita amati perbedaan pada setiap tahap dalam siklus haid Anda, yaitu:

  • Saat ovulasi. Keputihan biasanya jernih, elastis, dan berair. Konsistensi yang cair membantu sel benih pria melakukan perjalanan menuju sel telur untuk pembuahan. Sebelum ovulasi, biasanya ada lebih banyak cairan, mungkin hingga 30 kali lipat dari jumlah biasanya.
  • Setelah ovulasi. Kadar progesteron yang lebih tinggi menyebabkan keluarnya cairan menjadi putih. Jenis seperti ini dapat bertahan hingga 14 hari. Tebal dan lengket, jumlahnya lebih sedikit daripada yang ada selama ovulasi.
  • Tepat sebelum menstruasi. Cairan mungkin berwarna putih atau keruh dengan semburat kekuningan dan lebih lengket.
  • Tepat setelah menstruasi. Mungkin ada beberapa cairan berwarna coklat, terdiri dari darah tua yang meninggalkan jalan lahir.

Kenali Arti dari Warna Keputihan Anda

Keputihan yang tidak berwarna putih, memiliki makna tersendiri, seperti

  • Jernih. Keluarnya keputihan jernih atau bening biasanya normal.
  • Abu-abu. Cairan keputihan keabu-abuan menunjukkan bacterial vaginosis (BV) atau infeksi bakteri. Wanita dengan keputihan abu-abu harus mengunjungi dokter, karena memerlukan pengobatan.
  • Hijau atau kuning. Lendir berwarna kuning pekat atau hijau dapat mengindikasikan infeksi. Namun, warna kuning dapat dipangaruhi oleh makanan atau suplemen baru.
  • Merah Jambu. Keputihan pink dapat terjadi pada awal menstruasi atau setelah hubungan intim. Wanita dengan keputihan merah muda yang tidak berhubungan dengan menstruasi harus memeriksakan diri ke dokter. Khawatir itu merupakan pendarahan dari suatu kanker atau infeksi.
  • Merah atau coklat. Warna ini normal segera sebelum atau setelah menstruasi. Namun, keluarnya cairan merah pada waktu lain dari siklus dapat menunjukkan infeksi.

Kapan harus khawatir?

Keputihan cenderung berubah warna, jumlah, dan konsistensinya sepanjang siklus menstruasi. Keputihan yang muncul sebelum menstruasi biasanya berwarna putih dan akan berubah lagi setelah haid selesai.

Konsultasikan dengan dokter jika ada gejala berikut:

  • Keputihan kental atau berbusa
  • Keputihan tetap putih dan kental sepanjang bulan.
  • Cairan berbau busuk atau menyengar.
  • Rasa sakit atau terbakar di sekitar area kewanitaan
  • Menimbulkan ruam, kemerahan, luka, pembengkakan.

Seperti itulah gambaran umum keputihan sebelum datang haid, meskipun pada beberapa wanita hal ini sulit diamati karena dipengaruhi banyak faktor.

  • Jayne Leonard, MedicalNewsToday. 2018. What causes white vaginal discharge?. Diakses Januari 2020.
  • Mayo Clinic Staff. 2014. Cervical mucus method for natural family planning. Diakses Januari 2020.
  • Mayo Clinic Staff. 2016. Vaginal discharge. Diakses Januari 2020.
  • Mayo Clinic Staff. 2015. Yeast infection (vaginal). Diakses Januari 2020.
  • Pamf.org. 2013. Vaginal discharge. Diakses Januari 2020.

Tinggalkan Komentar

#